Tuesday, July 28, 2015

Catatan Rasa

Kebelakangan ini
jiwa jarang dapat tenang hati
saya sentiasa fikirkan akan kesudahan kisah ini
bila perjalanan kisah harian mula berubah, mula semakin sepi,
saya takut andai kali ini saya bakal mati lagi
dahulu saya pernah sekali, dibunuh mati.

Thursday, June 25, 2015

Ini Aku

Aku ingin jadi baik dan terbaik
namun aku mungkin belum cukup baik
namunaku punya cita yang tinggi
seiring hujan, sekaki payung dan secawan kopi.

Sunday, June 21, 2015

Benar

Bulan puasa penuh rahmat
setiap dinihari dapat ku dengar suaranya
Alhamdulillah

Wednesday, May 27, 2015

Dikir Kasih

Dikir Buat Lyn (klik)

KASIH – DIE BUANA

Hanyalah Tuhan yang Maha Mengerti
Kasihku padamu kasih yang sejati
Berbau rindu seharum kasturi
Tiada selainmu duhai Asmarani

Dengarlah kasih hatiku berbicara
Dinginnya malam tidurku tak lena
Ku dakap potret bervbisik hati nan lara
Tercipta manis kata dikau teristimewa

Sesungguhnya aku amat mengasihi
Seindah namamu ku sematkan di hati
Engkau yang memiliki peribadi terpuji
Harapan bersama denganmu menggunung tinggi

Sesetia ombak menjamah pantainya
Setiaku di sini tak tertanding nilainya
Percayalah kasih dikau insan tercinta
Pertama dan terakhir malah untuk selamanya

Bersamalah kasih panjatkan kesyukuran
Pada Ilahi yang telah menemukan
Cincin di jari manismu itu tanda ikatan
Terpaterilah janji semoga berkekalan

Sekaki Payung, Secawan Kopi

Tiap hujan kisah manis saya kenang
manis kisah di Tanjung Malim
yang tertulis satu senja hingga malam
masih hijau dalam catatan, manis senyum ikhlas penuh kasih
dalam kisah aku, dia, sekaki payung dan secawan kopi

Saya terlalu rindukan tulisan kisah itu.
Mohon Ya Rabb, berilah hamba kesempatan bersama dia, sekaki payung dan secawan kopi dalam kembara hayat ini.

Tuesday, May 26, 2015

Catatan Satu Kisah

Undur Kisah Ke Masa Manis

Pertemuan demi pertemuan
Kita lebih mesra dan akrab
Kantung rindu kian memberat
Basah tanah rasa
Maka tumbuh pohon cinta
Saya simpan dahulu, waktu kenal masih muda

Masihkah Lyn ingat
Waktu itu kita di gazebo sebuah kedai makan
Di antara hidangan biasa
Di celahan kita bercerita
Lyn tunjukkan keputusan permohonan yang Lyn minta
Jiwa saya diam tidak terkata
Mujur lidah ucap tahniah semerta

Sejak itu jiwa saya mula hiba
Kenangkan Lyn bakal jauh dari mata
Namun itu yang Lyn minta
Patutnya saya tumpang gembira

Doa saya, moga hujungnya kita bersama bahagia